Diary of Alfarabi, Weekend List

Mencoba Balance Bike di TMII

Berhubung usia Abi sebulan lagi mau 2 tahun, jadi ayah ibu mulai nyari-nyari kado apa nih yang kira-kira berguna buat Abi di pertambahan usianya. Kalau ibu awalnya mau rayain ultah aja supaya Abi inget kalau sudah 2 tahun dan saatnya lepas ASI. Tapi, ayah sama sekali ga setuju (dari dulu) sama konsep ngerayain ultah. Entah dari kecil dia ga pernah dirayain atau ngerasa anaknya usia segitu belum ngerti sama selebrasi dan pertambahan umurnya.

Jadi, ayah yang notabene paling males baca minta tolong saya buat cari barang yang kira-kira berguna buat tumbuh kembang Abi. Karena saya sudah dari jaman sebelum masehi 😜 seneng banget cari-cari info mengenai tumbuh kembang anak, kepikiran lah buat hadiahin Balance Bike buat Abi.

Setelah browsing sana-sini tentang balance bike, secara sederhana balance bike itu adalah sepeda keseimbangan yang bisa dipakai mulai usia 18 bulan- 5 tahun(an). Lama pemakaian tergantung si anak ya, karena balance bike ini sepeda roda dua TANPA PEDAL Β yang gunanya buat melatih keseimbangan anak, menurut info yang saya baca kalau si anak sudah seimbang lahir batin πŸ˜† Insya Allah belajar mengayuh dengan pedalnya bisa HANYA 30 menit (dan itu harapan semua ibu yang ga mau liat anaknya luka-luka karena belajar sepeda).

Pada hari sabtu di waktu itu, siang-siang kita pergi ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) buat sewa balance bike, informasi soal ada penyewaan balance bike saya dapat dari instagram @duniainlineskate .

Setelah sampai di pintu II TMII, kita diminta untuk membayar tiket sebesar 27.000 dengan rincian tiket masuk dewasa @10.000 x 2 orang dan tiket motor 7.000. Abi belum kena biaya masuk, kurang perhatiin waktu itu tiket masuk untuk berapa tahun ke atas.

Terus kita lanjut jalan menuju Keong Mas, karena dari akun instagram @duniainlineskate lokasinya ada di depan Keong Mas, TMII. Setelah kita putar sana sini, karena ga ketemu-ketemu, akhirnya kita memutuskan buat nyari security dan nanya, yang sebenernya salah banget sih mestinya nanya daritadi sebelum muter sana-sini. Makanya ga salah kalau ada pribahasa “Malu bertanya, sesat di jalan” dan kita tersesat beneran.

Jadi tipsnya, setelah ketemu gedung Keong Mas yang gede itu, kita langsung parkir di tempat parkir depannya yang biasanya tempat parkir untuk bis-bis pariwisata. Nah, ada yang aneh kalau parkir di sini karena tertulis ” Parkir Gratis” tapi setelah kita parkir nanti diminta bayar 5.000 sama petugas parkir tak berseragam yang ada di sana.

Kesalahan kita waktu itu, kita muter-muter nyari padahal kita udah liat gedung Keong Mas di depan mata, tapi karena mau parkir di dalam gedungnya yang ternyata ga bisa, entah ga bisa atau ga ada yang parkir disana karena saat itu kita liat ga ada mobil/motor yang masuk ke sana. Karena jalan di dalam TMII itu cuma satu arah, jadi kita harus muter jauuuuuuh banget buat sampai ke depan pintu gerbang Keong Mas dan berakhir parkir di tempat bis tadi.

Setelah itu, kita nanya lagi ke petugas parkir tak berseragam itu dimana tempat penyewaan inline skate atau sepatu roda. Petugasnya langsung kasih tau kalau kita masuk aja ke dalam Keong Mas-nya terus nanti di sebelah kiri ada tempat main skateboard dan disebelah kanan ada tempat main inline skate. Baiklah, akhirnya kita jalan kaki ke sana. Ternyata benar di sebelah kanan ada tempat main inline skate tertulis “Inline Skate Skool” kalau ga salah.

Di sana ada penyewaan dan sekolah inline skate dengan harga beragam. Dan waktu itu lupa fotoin harga kursusnya berapa, padahal di depannya udah ada pricelist mulai dari penyewaan inline skate, kursus inline skate, dan harga tiket masuk ke lapangan inline skate nya kalau kita udah punya dan ga perlu sewa lagi. Karena semua harga berbau inline skate kita tanya ke petugas loket harga sewa balance bike, ternyata biayanya 85.000/2 jam untuk balance bike merk Cruzee berikut dengan helm pengamannya. Ayah ibu oke!

Kita masuk ke arena, di sana ada jual minuman dingin jadi kalau habis olahraga ga usah takut kehausan. Abi dapat balance bike warna hitam dengan helm warna biru, alhamdulillah warnanya ga nabrak sama baju yang Abi pakai. Saat itu Abi pakai kemeja warna PINK dan jeans selutut dan jaket, karena menurut ibu outfitnya kurang pas jadi jaketnya ga dibuka. Sore itu lumayan dingin karena mendung jadi Abi pakai baju double ga keringetan.

Dan percobaan dimulai…

Ekspresi Abi biasa-biasa aja liat sepedanya, padahal terakhir naik sepeda dan ga mau turun itu di Carrefour nyobain sepeda display. Alhamduliilah Abi koperatif banget mau pakai helm dan ditunjukkin cara jalanin balance bike-nya. Kenapa jalanin bukan kendarain? Karena balance bike itu cara maininnya memang dijalanin pakai kaki kanan kiri kalau sudah seimbang baru kakinya bisa dinaikin dan diatur arah kanan kirinya. Untuk pemula seperti Abi, dia mesti adaptasi dulu sama komponen di sepeda nya kaya stang, tempat duduk, tempat kakinya dan sepedanya itu sendiri.

Kira-kira kurang lebih satu jam Abi mau putar-putar area nya sambil jalanin sepedanya, tapi ga mau duduk padahal tempat duduknya udah disesuaikan sama badan dan kakinya Abi tetap bisa napak ke tanah, tapi yaa kita ikutin lah apa yang Abi nyaman dulu karena ini pertama kali.

Ga berapa lama setelah itu, Abi minta minum. Akhirnya kita istirahat sambil makan snack yang kita udah beli di swalayan sebelum pintu masuk TMII, maklum ya emak irit karena sudah tau snack di tempat wisata harganya bisa berkali-kali lipat dari harga pasaran.

Β Abi mulai keliatan lesu dan ga bersemangat gitu, kita kira Abi kecapean, ternyata Abi bilang mau poop. Balada orang tua yang bawa balita pergi ya gini, harus siap kalau di tengah keseruan anaknya minta ke toilet. Karena sudah bawa persiapan 1 baju ganti, handuk kecil, sabun cair, diaper dan kantong plastik ,akhirnya ibu gendong Abi ke toilet yang letaknya lumayan jauh ya, karena sambil gendong bocah juga jadi terasa kaya Jakarta-Bandung. Oh iya,letak toiletnya di samping kiri gedung Keong Mas. Toiletnya bersih dan ga berbau (alhamdulillah). Kloset-nya jongkok dan ada hand shower, juga Gratis. Lumayan daripada wc umum di sekitaran TMII.

Setelah itu,waktu sewaΒ dari 2 jam itu tinggal 45 menit, karena sudah semakin sore dan semakin mendung akhirnya kita pulang. Sebelum pulang, karena ayah ga mempan dikasih snack aja, kita memutuskan buat makan salah satu fast food di sana dan ternyata udah pada tutup karna udah jam 5-an sore.

Kita putar-putar liat anjungan terus nyobain naik Angsa Sepeda Air yang dikayuh itu. Harganya 30.000/30 menit kalau ga salah, ada juga Angsa Motor kalau ga salah 50.000/30 menit. Setelah itu kita pulang.

Ini beberapa dokumentasi lain waktu di sana ya

Jadi pelajaran (cieeelah) yang bisa diambil adalah…

1. Jangan espektasi tinggi sama anak kalau mencoba sesuatu yang baru buat dia, karena dia butuh waktu buat adaptasi dan eksplorasi dengan barang atau lingkungan tersebut.

2. Sedekat apapun perjalanan kalian dari rumab ke tempat tujuan, jangan lupa bawa segala keperluan anak, mulai dari baju ganti, diaper, minuman, makanan kecil, sabun cair, tisu basah kering sampai kantong plastik. Semua itu jaga-jaga kalau anak perlu jadi kita ga panik.

3. Kalau mau jalan-jalan ke TMII rencana memang mau berwisata, datang lah pagi-pagi karena TMII letaknya luas dan banyak wahana yang bisa dinikmati bareng keluarga. Karena kalau dari siang atau sore, selain waktunya sedikit, tempat makanan maupun wahananya sudah banyak yang mau tutup dan selesai operasi.

4. Buat yang pakai kendaraan umum ke TMII, di dekat tempat parkir bis-bis wisata ada seperti mobil wara-wiri yang biayanya 10.000/ orang.Lumayan bisa keliling TMII tanpa jalan kaki, atau bisa juga sewa sepeda mulai dari 25.000 tergantung jenis sepedanya.

Baca Juga :Β Mengapa Balance Bike? Mengapa tidak ?!

Baca Juga :Β Kok Sepedanya Tanpa Pedal?

Advertisements

1 thought on “Mencoba Balance Bike di TMII”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s