Self Reminder

Hidup adalah hidup

Hidup itu…

Ga seperti cerita cinderella, yang teraniaya terus tiba-tiba dateng ibu peri di hidupnya

Ga seperti cerita malin kundang, yang jahat bakal jadi batu

Ga seperti sinetron putri yang tertukar, kalau sebenernya kita anak Barack Obama

Ga juga seperti drama korea, yang jelek tiba-tiba jadi cantik jelita, punya pasangan yang gantengnya bikin meleleh dengan milyaran kata dan sikap romantis setiap detiknya

Hidup itu bisa aja…

Seperti Nia Ramadhani, yang jadi peran antagonis di sinetron Bidadari tiba-tiba berjodoh sama keluarga Bakrie. Yang bisa jalan-jalan keliling dunia, shopping sesuka hati, wajah kinclong bak porcelain, tubuh langsing, punya anak yang cantik dan tampan

STOP EXPECTING FAIRNESS, Sweetheart…

Hidup ini berat, penuh perjuangan. Ga ada yang tiba-tiba bahagia tanpa usaha, ga ada yang tiba-tiba sukses tanpa protes

Hidup ini sekali lagi ga kaya apa yang kita lihat di feed ig-nya Gleen Chelsea atau kata-kata motivasi Sis Mariono Teguh. Hidup ini lebih dari itu…

Jiwa raga kita harus siap dengan segala lika-liku kehidupan di dunia ini, Tuhan pasti menciptakan kita dengan setiap detail kesempurnaan yang ga dimiliki mahluk lain dengan sebuah tujuan, jadi jangan berharap hidup ini mulus-mulus aja, banyak ngeluh sana-sini, ngerasa hidup kita ga sebahagia orang lain. Kalau kita ga siap tinggal di dunia,  Tuhan pasti udah nyiapin tempat yang cocok buat kita yaitu di Bekasi (Bekasi masih bagian dunia bukan sih, kidding 😹😹) bukan di akhirat

Karena Tuhan itu Maha Adil, kalau kita ga ngerasa hidup ini Adil, tenang aja di akhirat pasti ada balasan yang indah. Makanya ada kehidupan dunia dan akhirat, buat mereka yang suka menyakiti orang lain like a murder atau sejenisnya, kadang kita ikut berkoar buat mengadilinya “masa cuma hukuman 30 tahun, udah matiin aja” “bakar aja hidup-hidup” “kunciin aja di toilet yang ga ada ventilasinya” “minumin aja sianida” dan kata-kata kejam menyeramkan lainnya, tenang saudara-saudara Tuhan itu Maha Adil, yang kadang kita terlupa akan itu

Hidup itu kadang ga seperti apa yang kita rencanakan, apa yang kita harapkan, apa yang kita impikan.

Advertisements
Self Reminder

Marry the one you can’t live without.

Post singkat ini dibuat pagi-pagi buat beberapa jam sebelum adik saya nikah, rasanya ikut dag-dig-dug, inget dulu detik-detik sebelum akad. Let’s check it out!

Kalau sudah berkomitmen untuk suatu hubungan, mau berantem jutaan kali, mau bolak balik ngerasa ga cocok, mau debat panjang semalem suntuk, diem-dieman tiga hari, saling buang muka kalau ketemu, pasti baliknya sama orang itu-itu lagi

Entah komitmen yang terbangun di alam bawah sadar atau memang ditakdirkan buat selalu sama-sama sama orang itu

Orang yang terlihat banyak nyebelinnya, tapi terasa banyak ngangeninnya. Orang yang suka bikin marah, tapi juga suka bikin terbang. Orang yang kadang terpikir kenapa sih dia ada di hidup gue, tapi juga selalu terpikir gimana kalau hidup gue tanpa dia

Ya, DIA ORANGNYA

Kadang orang yang kita anggap ga fit buat kita, tapi ternyata orang yang Tuhan ciptain buat teman hidup kita

Karena yang menurut kita bukan pilihan tepat, tapi yang terbaik pilihan dari Yang Kuasa 😘

Lancar buat Karim dan Ica ya, mungkin kehidupan kalian ga bakal kaya Ken-Barbie, Raffi-Nagita, Beckham-Victoria, Anang-Ashanti, Andri-Syifa, Chealse-Glen, Cinta-Rangga, Romeo-Juliet, tapi berusahalah buat setegar Muhammad SAW dan Khodijah RA

Self Reminder

Ucapan untuk seluruh ibu

You don’t have to BE A MOTHER, TO BE A MOTHER 👰

Ketika kita melahirkan seorang anak, kita juga dilahirkan menjadi seorang ibu. Menjadi seseorang yang belum pernah kita perani sepanjang hidup kita sebelumnya. Bukan suatu profesi yang bisa dicoba, bukan juga sebuah sosok yang bisa disinggahi.

Karena ibu adalah seseorang yang bekerja selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan, dan 365 hari setahun. Dan dibayar dengan sesuatu yang tidak akan pernah orang lain dapatkan, yaitu cinta.

Cinta dari seseorang yang rela kau cium berkali-kali tanpa marah, cinta dari pelukan tiba-tiba, cinta dari kecupan bibir mungil yang sedang ingin sesuatu, cinta dari seorang bayi yang hingga dewasa akan mencarimu jika tidak ada dipandangan.

Tapi menjadi ibu bukan hanya untuk yang melahirkan anak.

Ibu adalah seorang yang dengan kasih sayang tulus tanpa pamrih, merawat dan mendidik seseorang yang dikasihinya.

SELAMAT HARI IBU.

Untukmu yang punya cinta tulus 😘😘

Diary of Alfarabi, Self Reminder, Sharing Stories

Percayalah, mereka tidak pernah salah meniru.


​Selalu terngiang kata-kata dari Ibu Vidya, montessorian di Sekolah Harmony bahwa anak-anak mungkin pernah salah mendengar, tapi mereka TIDAK PERNAH SALAH meniru.

Anak-anak dalam usia golden age, neuron demi neuron otaknya berkembang saling sambung menyambung. Makanya ga heran anak-anak cepat sekali meniru gaya dan omongan orang-orang di sekitarnya, terutama orang dewasa.

Kadang kala kita ga berhenti ketawa kalau melihat tingkah lucu meniru mereka, tapi lupa “mikir” kalau segala apa yang kita perbuat akan menjadi inspirasi terbesar mereka. Anak-anak itu kagum banget loh sama orang dewasa, orang yang mereka anggap bisa melakukan segala hal yang mereka ga bisa, jadi kayanya bangga banget kalo bisa seperti mereka.

Nah, tanpa kita sadari terkadang kita memperlihatkan hal-hal yang seharusnya tidak mereka lihat bahkan contoh, seperti pasang muka jutek depan orang yang kita sebel, pasang muka bete kalo lagi dinasehatin, memuntahkan segala sumpah serapah di jalan, teriak ” sabar” ke anak padahal definisi sabar itu sendiri adalah menahan emosi dan keinginan dan bertahan dalam situasi sulit untuk tidak mengeluh (wikipedia). Dan segala perbuatan buruk yang terlihat “kecil”.

Jadi,sudah tahu kan kalau anak KITA berperangai buruk harus nunjuk ke diri siapa?

.

.

.

.

#dirisendiri #selfreminder #ayahibuabisharing

Diary of Alfarabi, Self Reminder

Cinta itu ejaannya w.a.k.t.u

Dalam film “The Beginning of Life” ada salah satu statement yang nampar banget.

Ada seorang ibu yang memutuskan buat berhenti kerja, karena dia mau lebih banyak menghabiskan waktu sama anaknya. Perusahaan tersebut mengungkapkan kalau dalam 1 minggu, 5 hari untuk kerja, 2 hari untuk quality time sama anak itu dirasa sudah cukup, daripada setiap hari bareng tapi ga berkualitas.

Lantas ibu itu menjawab, bagaimana kalau saya balik, saya bekerja 2 hari dengan kualitas penuh dan bermain bersama anak saya pada sisa harinya.

Sepertinya tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa membalikkan statement tersebut. Kurang lebih begitulah ceritanya 😁

Pro kontra ibu bekerja atau di rumah emang udah banyak gaungnya, sekarang bukan itu permasalahannya. Bahwa sebagai orang tua, kadang kita ga sadar kalau semua yang kita kasih buat anak ga ada artinya kalau… kalau kita sendiri ga kasih diri kita (sepenuhnya) buat mereka.

Jadi ga ada tuh istilah, mending sebentar tapi berkualitas daripada lama tapi ga berkualitas.

Buat anak ga ada waktu yang ga berkualitas bareng orang tuanya. Kaya kita ke pacar, ke orang yang kita sayang, yang penting kehadirannya ada di dekat kita, entah mau ngapain, mau bantuin atau ga, mau jungkir balik koprol kayang yang penting dia ADA buat kita.

.

.

#selfreminder #ayahibuabisharing

Diary of Alfarabi, Self Reminder

Dimana letak surga?


Tahukah Abi?

Dulu waktu Abi baru lahir, seakan Abi adalah milik ibu sepenuhnya. Karena ibu yang mengandung dan melahirkan, bukan itu aja ditambah ibu yang menyusui dan harus terjaga sepanjang malam. .

Pokoknya Abi itu punya ibu, harus sayangnya sama ibu, nurutnya sama ibu, setuju sama semua saran ibu. Ga ada yang boleh ikut berperan PENTING dalam hidup Abi, karena ibu adalah ibu nya Abi yang melahirkan dan bla bla bla.

Tapi suatu hari, ibu sadar kalau Abi juga butuh kehadiran seorang ayah. Ayah yang  sering ibu intrupsi kalau lagi gantiin popok atau gendong Abi, ayah yang keliatannya lebih banyak salah daripada benernya kalau jagain Abi.

Dan mulai saat itu, ibu lebih berbesar hati kalo Abi itu bukan cuma milik ibu tapi juga ayah. Ayah pun jadi seneng (awalnya 😂) karena dikasih kepercayaan  buat jagain Abi, berduaan sama Abi, quality time sama Abi.

Sekarang pun bonding antara Abi ke ayah maupun ibu jadi sama. Karena Abi dibesarkan oleh kedua orang tuanya, ga ada yang ngerasa yang satu lebih baik daripada yang lainnya dan saling mengingatkan kalau salah satu ada yang mulai iseng ngajarin hal yang “nyeleneh”.

Jadi Abi, sorry to say ibu harus marah kalau Abi suka main gigit ayah atau lempar – lempar mainan ke ayah. Selain buat peringatan dan pengertian ke Abi kalau hal itu ga boleh dilakukan, tapi juga buat ngasih tau “kalau Ayah itu dulu pacarnya ibu, orang yang ibu sayang jadi bahkan Abi pun ga boleh menyakiti ayah” 💕. .

Dan ayah kalau denger ibu bilang gitu sukses mukanya memerah entah malu atau nahan muntah 😂😂😂😂.

.

.

.

#parenting #parenthink #ayahibuabisharing